Lumbung Dongeng Nuswantara yang merupakan komunitas pegiat film berupaya melestarikan dan memperkenalkan keberagaman budaya Banten ke kancah nasional dan salah satunya melalui film layar lebar Kitab Nuswantara:Laras-Menjaga Tanah Leluhur.
"Sebagai mimpi besar Lumbung Dongeng Nuswantara, program ini sudah lumayan lama kita gagas bersama. Mulai dari sebuah keresahan kami, teman-teman sineas dari industri perfilman Indonesia, kita ingin punya film daerah yang mengangkat kearifan dengan konsep dongeng," kata produser film, Brama Yudha di Kota Serang, Kamis.
Upaya tersebut langsung diwujudkan dengan penggarapan film yang akan mengangkat berbagai unsur budaya dari sejumlah daerah di Banten, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat melalui open casting di Auditorium PUPR Lantai 7, Gedung Dinas PUPR Provinsi Banten, Kota Serang.
Film Kitab Nuswantara:Laras-Menjaga Tanah Leluhur akan dikemas dalam genre petualangan dan ditujukan untuk dapat dinikmati oleh penonton dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Pengangkatan budaya Banten dalam film tersebut berangkat dari keresahan para sineas dan pegiat industri perfilman terhadap semakin banyaknya pengaruh dari luar yang dinilai dapat menggeser keberadaan budaya lokal.
Bahkan, keresahan ini juga menjadi perhatian seorang musisi yang juga Koordinator Lumbung Dongeng Nuswantara, Nugie.
"Di wilayah tempat kita tinggal banyak norma dan kearifan yang harus kita terus jalani supaya kita bisa membumi kepada wilayah tempat masing-masing tinggal. Kita gelisah karena udah terlalu banyak import hal-hal yang sifatnya gak original di kehidupan kita sehari-hari," ujar pelantun Pelukis Malam itu.
Melalui film Kitab Nuswantara: Laras-Menjaga Tanah Leluhur, Lumbung Dongeng Nuswantara ingin menghadirkan cerita yang memiliki kekhasan daerah masing-masing dengan memasukkan keberagaman budaya dari berbagai wilayah di Banten ke dalam satu karya.
Sementara, sutradara film, Aby Azy TR, mengatakan keberagaman budaya Banten nantinya akan divisualisasikan melalui sejumlah daerah Tanah Jawara yang menjadi bagian dari cerita film.
"Insya Allah nanti di visual itu delapan kota kabupaten itu hadir dalam visual itu, karena sebegitu ajaibnya hal-hal yang kita temukan di Banten ini," kata Aby.
Sumber:
https://banten.antaranews.com/berita/389864/lumbung-dongeng-nuswantara-lestarikan-budaya-banten-lewat-layar-lebar
