GUOlTpA6BUMpTSY5TpY7BSG6BA==

Donor Darah Gaya Hidup Sehat, PMI Kabupaten Serang Berikan Penghargaan

Ketua PMI Kabupaten Serang Fahmi Hakim memberikan penghargaan kepada pendonor muda.


Donor darah sekarang telah menjadi gaya hidup bagi masyarakat di Provinsi Banten. Mereka biasanya mendonorkan darahnya melalui Palang Merah Indonesia (PMI), seperti PMI Kabupaten Serang dan Provinsi Banten.

Kamis, 17 September 2026 bertepatan dengan HUT PMI Ke-81, PMI Kabupaten Serang memberikan penghargaan kepada mereka yang telah mendonorkan darahnya melalui PMI. Dan uniknya, mereka para pendonor berasal dari beragam kalangan, mulai dari mahasiswa, ASN, TNI, POLRI dan karyawan swasta.

Fahmi Hakim, Ketua PMI Kabupaten Serang mengatakan, donor darah sekarang telah menjadi gaya hidup masyarakat semua kalangan dan lintas profesi. Hal ini menjadi keberkahan sekaligus pertanda bahwa kesadaran kolektif masyarakat mulai tumbuh.

"Kesadaran ini tentu atas kesadaran para pendonor tentang manfaat donor darah, dimana yang mendapatkan manfaat bukan hanya penerima tetapi juga pendonor itu sendiri," kata Fahmi.

Diantara manfaat bagi pendonor darah, yaitu memberikan kesehatan fisik dan mental karena setiap kali mendonorkan darah maka tubuh seseorang akan terpicu melakukan regenerasi, sekaligus membantu menyelamatkan nyawa orang lain.



"Ketika kita bisa membantu orang lain maka ada kepuasan batin dan ini berhubungan dengan kesehatan mental," kata Ketua DPRD Provinsi Banten ini.

Diketahui, pemberian penghargaan kepada para pendonor merupakan salah satu bagian dari rangkaian perayaan HUT PMI Ke-81 yang jatuh pada 17 September. Selain penghargaan, PMI Kabupaten Serang juga memberikan santunan kepada anak yatim dan marbot Masjid Agung Syeikh Nawawi Al-Bantani dan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan.

Hadir dalam perayaan tersebut, Ketua PMI Provinsi Banten sekaligus mantan Bupati Serang dua periode Ratu Tatu Chasanah, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  Provinsi Banten Arlan Marzan.



Donor Darah Gaya Hidup Sehat
Donor darah adalah bagian dari gaya hidup sehat karena dapat menjaga kesehatan jantung dan memperbarui sel darah merah.

Menyehatkan Jantung
Donor darah secara rutin dapat menurunkan kekentalan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Produksi Sel Baru
Tubuh akan merangsang pembentukan sel darah merah baru yang membawa oksigen lebih baik.

Deteksi Dini
Setiap kali donor, darah Anda akan diperiksa dari berbagai penyakit menular.



Secara medis, mendonorkan darah secara rutin dapat membantu sistem peredaran darah bekerja lebih efisien dan menurunkan risiko berbagai penyakit kronis. Berikut adalah manfaat donor darah berdasarkan tinjauan ilmiah:

1. Menjaga Keseimbangan Zat Besi dalam Darah
Tubuh manusia membutuhkan zat besi untuk memproduksi sel darah merah. Namun, kadar zat besi yang berlebih (iron overload) dapat berbahaya karena memicu oksidasi kolesterol yang merusak dinding arteri.

Mendonorkan darah adalah cara paling efektif untuk membuang kelebihan zat besi tersebut. Dengan kadar zat besi yang stabil, risiko terjadinya kerusakan oksidatif pada sel-sel tubuh dapat diminimalisir.

2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa pendonor darah rutin memiliki risiko serangan jantung hingga 88% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak pernah mendonor.

Hal ini terjadi karena donor darah membantu mengurangi viskositas (kekentalan) darah. Darah yang terlalu kental cenderung menyebabkan gesekan pada pembuluh darah (stres mekanik), yang merupakan pemicu utama penyumbatan dan penyakit kardiovaskular.



3. Stimulasi Produksi Sel Darah Baru
Saat Anda mendonorkan sekitar 450 ml darah, tubuh akan mendeteksi penurunan volume sel darah merah. Kondisi ini merangsang sumsum tulang belakang untuk segera memproduksi sel darah merah yang baru (erythropoiesis). Hasilnya, sel-sel darah dalam tubuh Anda akan selalu dalam kondisi "segar" dan memiliki kapasitas pengangkutan oksigen yang lebih optimal ke seluruh jaringan tubuh.

4. Membantu Deteksi Dini Penyakit (Mini Check-Up)
Setiap kali Anda datang ke Unit Transfusi Darah untuk mendonor, Anda akan melewati serangkaian pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi:

Pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb).
Pemeriksaan tekanan darah dan nadi.
Skrining penyakit menular (HIV, Hepatitis B, Hepatitis C, dan Sifilis).
Ini merupakan bentuk pemantauan kesehatan berkala yang sangat bermanfaat untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan sedini mungkin.

5. Membantu Manajemen Berat Badan
Proses pemulihan tubuh setelah mendonorkan darah membutuhkan energi yang besar. Menurut penelitian dari University of California, San Diego, mendonorkan satu kantong darah dapat membakar sekitar 650 kalori dalam tubuh untuk memulihkan volume plasma dan sel-sel darah yang hilang. Meskipun bukan pengganti olahraga, donor darah rutin dapat membantu metabolisme tubuh tetap aktif.

Type above and press Enter to search.